Bawaslu Sidrap Sosialisasi Pengawasan Netralitas ASN, TNI dan Polri
|
Pangakajene Sidrap, Bawaslu Sidrap – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sidenreng Rappang menggelar sosialisasi netralitas ASN, TNI dan Polri di Ballroom Al-Goni Hotel Grand Sidny, Rabu (21/09/22).
\n\n\n\nHadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Prof.Dr.Muhammad, M.Si selaku guru besar Ilmu Politik Universitas Hasanuddin.
\n\n\n\nAcara tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Sidrap, perwakilan Kapolres Sidrap, Perwakilan Dandim 1420 Sidrap, Kepala OPD se-Kabupaten Sidrap, Perwakilan Kemenag Sidrap, Perwakilan Kejaksaan Sidrap, Ketua dan Anggota KPU Sidrap, serta Media terundang.
\n\n\n\nKetua Bawaslu Sidrap mengatakan, sosialisasi netralitas ASN, TNI dan Polri sangat perlu dilakukan mengingat tahapan pemilu 2024 mulai berjalan.
\n\n\n\nKita ingat Pilkada lalu banyak ASN yang dilaporkan tidak netral dan diproses. Padahal kita gencar lakukan langkah-langkah pencegahan. Untuk itu kita harapkan pada pemilu 2024 ini ASN betul-betul netral dan tidak terlibat politik praktis," ucapnya.
\n\n\n\nSementara Prof Muhammad menyampaikan bahwa ada sejumlah modus ASN atau aparat pemerintah yang terlibat politik praktis atau tidak netral.
\n\n\n\n"Ada beberapa kasus kita temukan aparat pemerintahan tidak netral seperti modus menggunakan bahasa isyarat saat pemungutan suara, serta bantuan bansos," ucapnya
\n\n\n\n
\n\n\n\nDikatakannya, bahwa masih banyak modus yang dilakukan ASN untuk melakukan politik praktis hingga akhirnya ketahuan juga dan diproses sesuai undang-undang yang berlaku.
\n\n\n\n"Untuk itu, ASN pada pemilu 2024 dan seterusnya diharapkan tidak lagi terlibat politik praktis dengan melakukan berbagai modus. Biarkan rakyat yang memilih sesuai hati nuraninya masing-masing," tandasnya.
\n\n\n\n(Humas Bawaslu Sidrap)
\n"