Bawaslu Sidrap Pantau Pemilihan OSIS, Dorong Demokrasi Tumbuh dari Sekolah
|
Pangkajene, Sidenreng Rappang — Anggota Bawaslu Kabupaten Sidenreng Rappang sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas (HPPH), Asmawati Salam, melakukan kunjungan ke SMA Negeri 2 Sidrap dan SMK Negeri 1 Sidrap untuk melihat pelaksanaan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Rabu (30/09/26).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu Sidrap dalam mendorong pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah sekaligus memperkenalkan nilai-nilai penyelenggaraan pemilihan yang demokratis kepada generasi muda.
Dalam kunjungannya, Asmawati Salam mengamati secara langsung proses pelaksanaan pemilihan OSIS, mulai dari tahapan persiapan hingga proses pemungutan suara. Ia juga memberikan edukasi kepada siswa agar menjadikan pemilihan OSIS sebagai ruang belajar berdemokrasi yang menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai.
“Pemilihan OSIS bukan hanya tentang memilih ketua dan wakil ketua, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk belajar bagaimana proses demokrasi dilaksanakan. Nilai-nilai seperti kejujuran, keterbukaan, tanggung jawab, dan menghargai pilihan orang lain perlu ditanamkan sejak di bangku sekolah,” ujar Asmawati.
Menurutnya, pengalaman mengikuti proses pemilihan di sekolah dapat menjadi pembelajaran awal bagi siswa untuk memahami pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
Asmawati juga mengingatkan agar seluruh peserta pemilihan OSIS dapat menjaga suasana tetap kondusif serta menghindari praktik yang dapat mencederai nilai-nilai demokrasi, termasuk saling menjatuhkan antarkandidat.
“Siapa pun yang terpilih nantinya harus dapat menerima hasil dengan lapang dada. Yang kalah bukan berarti gagal, dan yang menang bukan berarti lebih baik dari yang lain. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh siswa dapat belajar menghargai proses dan hasil pemilihan,” tambahnya.
Bawaslu Sidrap memandang kegiatan pemilihan OSIS sebagai salah satu bentuk praktik demokrasi yang dapat membangun kesadaran politik dan karakter demokratis sejak dini. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar menggunakan hak pilih, tetapi juga memahami proses kompetisi yang sehat, menerima perbedaan pilihan, serta menjaga persatuan di lingkungan sekolah.
Kunjungan ke SMA Negeri 2 Sidrap dan SMK Negeri 1 Sidrap tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Bawaslu Sidrap untuk memperkuat pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif di kalangan generasi muda.
Bawaslu Sidrap berharap nilai-nilai demokrasi yang diperoleh siswa melalui pemilihan OSIS dapat menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, khususnya dalam menggunakan hak pilih secara cerdas, bertanggung jawab, dan sesuai dengan prinsip demokrasi.
_Humas